Makna Logo Seminari
PERISAI BERGARIS TEPI UNGU: melambangkan perlindungan dari kejahatan. Warna Ungu di tepi perisai melambangkan sikap rendah hati dan pertobatan menghadapi kejahatan iblis.
WARNA PUTIH PADA DASAR PERISAI: Melambangkan kesucian.
KITAB SUCI: Melambangkan Sabda Allah sebagai segala yang ada, yang kekal dan berkuasa atas segala kehidupan. Kutipan Yoh 2:17 berbunyi: “Cinta akan rumah-Mu menghanguskan aku”, lambang kesetiaan.
SALIB KORPUS WARNA MERAH DENGAN CAHAYA EMAS: Salib: Melambangkan pengorbanan Yesus Kristus, Sang Sabda yang menjadi daging (Yoh 1:14) demi menebus dosa manusia (Bdk. Yoh 2:17).
WARNA EMAS: melambangkan kemuliaan Tuhan.
MOTIF DAYAK BERBENTUK HATI: Seminari sebagai jantung keuskupan (Optatam Totius).
ROH KUDUS: Melambangkan Roh Penolong, Roh Kebijaksanaan yang membimbing para seminaris.
LINGKARAN SINAR DI KEPALA SALIB: Melambangkan terang Kristus yang telah menang atas kegelapan/maut dan kematian.
API: Melambangkan semangat kemartiran dari Yesus dan St. Laurensius.
DAUN PALMA: Melambangkan kemenangan. Meneladani peristiwa Minggu Palma, Yesus disambut masuk Yerusalem dengan melambaikan daun palma sebagai lambang kemenangan atas dunia ini. St. Laurensius memegang daun palma sebagai lambang kemenangan melalui kemartirannya.
WARNA HIJAU DARI DAUN PALMA: melambangkan pengharapan.
TULISAN ST. LAURENSIUS PADA BANNER WARNA MERAH: Melambangkan kemartiran St. Laurensius yang mati dengan cara dipanggang demi mempertahankan imannya kepada Yesus.
