GpWpTSOiGUMoBUd7Tfd0TpM6BY==
  • seminaristlaurensiusktp@gmail.com
  • +62 812-1638-2798 (RD. Agus)

Misa Perayaan Imlek di Paroki St. Agustinyus Payak Kumang


KETAPANG –
Suasana penuh sukacita menyelimuti umat Katolik di wilayah Keuskupan Ketapang saat merayakan Misa Syukur Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Perayaan yang bertepatan dengan dimulainya Tahun Kuda Api ini dilaksanakan dengan khidmat di Gereja Paroki Santo Agustinus Paya Kumang pada Selasa pagi (17/02/2026).

Misa yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dihadiri oleh ratusan umat, baik warga Tionghoa maupun umat dari berbagai latar belakang etnis lainnya, yang bersatu dalam doa syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang lalu dan memohon berkat untuk tahun yang baru.


Perayaan Liturgis yang Sarat Makna

Perayaan Ekaristi dipimpin secara konselebrasi oleh RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP (Pastor Vikaris ex officio), didampingi oleh RP. Vitalis Nggeal, CP (Pastor Kepala ex officio). Turut hadir sebagai imam konselebran adalah RD. Agustinus Mujianto, RP. Advent Novianto Stephanus SJ, RD. Fransiscus Suandi, serta RD. Gabriel Bala.

Dalam homilinya, ditekankan bahwa perayaan Imlek dalam terang iman Katolik bukanlah sekadar pelestarian tradisi leluhur, melainkan bentuk ungkapan syukur kepada Allah Sang Sumber Hidup. Tahun Kuda Api (Fire Horse) dimaknai sebagai simbol semangat yang berkobar, ketangkasan, dan harapan baru untuk terus melangkah dalam pelayanan dan kasih.



Keindahan Inkulturasi

Wajah Gereja Paya Kumang tampak semarak dengan sentuhan ornamen khas Tionghoa. Dominasi warna merah dan emas pada dekorasi altar serta lampion-lampion yang bergantungan menciptakan suasana hangat dan meriah. Sebagian besar umat yang hadir mengenakan busana tradisional seperti Cheongsam dan Changshan, menambah kekentalan nuansa budaya dalam perayaan liturgis tersebut.

Kehadiran berbagai komunitas kategorial dan umat dari berbagai lingkungan menunjukkan wajah Gereja yang inklusif. Di sini, budaya Tionghoa diterima sebagai kekayaan yang memperindah kekatolikan, sekaligus menjadi jembatan untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman umat di Keuskupan Ketapang.


Harapan Baru di Tahun 2577

Misa Syukur ini diakhiri dengan berkat meriah dan sukacita yang terpancar dari seluruh jemaat. Melalui momentum Imlek ini, umat diajak untuk merefleksikan kembali perjalanan hidup mereka, membuang hal-hal negatif di masa lalu, dan menyambut masa depan dengan keberanian serta iman yang teguh, selaras dengan karakteristik "Kuda Api" yang penuh energi.

Perayaan ini pun menjadi bukti nyata betapa iman Katolik mampu berakar dan bertumbuh dalam kekayaan tradisi lokal, membawa damai dan sukacita bagi sesama.

0 Comments

Info Seminari

KontakSeminari

"Pintu kami selalu terbuka bagi Anda. Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai panggilan dan pembinaan di Seminari Menengah St. Laurensius Ketapang."
Flag Counter

Form Kontak

Popup Image